Sabtu, 14 Januari 2012

Kamu Pergi

Kamu tahu aku menulis ini untuk kamu
Kamu pria yang dingin, serius, to the point
Namun, aku merasa saat aku mengajakmu bicara,
Kamu tidak seperti itu,

Kamu membuatku penasaran,
Hingga aku tahu siapa kamu,
Namun sisi negative itu tak membuatku
Membencimu, aku memakluminya

Suatu hari, kamu pergi,
Ya, entah kemana

Seandainya kamu tahu,
Ada seseorang yang teriris hatinya karena kamu.

Kamu tak sadar, setiap tindakkanku itu hanya untuk kamu,
Ya, Cuma kamu,
Aku senang saat kamu mulai terbuka denganku,

Aku senang kamu mulai memanggilku duluan,
Aku senang dengan keberanianmu,
Namun kenapa, hal itu malah membuatku kehilanganmu?

Bukan Untukku

Kamu tahu, aku lahir disini

Tak menyadari keberadaan kamu

Hingga aku sekarang yakin, kamu sudah hadir

Namun kenapa kamu sepertinya bukan untukku

Aku memang tak bisa seperti ini terus,

Begitu aku yakin akan kamu,

Kamu lantas pergi.

Dunia seperti mempermainkanku

Apa pernah kamu tahu,

Kepergianmu itu

Meninggalkan bekas di hati ini?

Andai waktu yang berjalan bisa memberi tahumu

Tak Apa

Aku tidak apa saat tahu kamu sudah pergi

Itu tak masalah,

Saat aku bodoh, aku sudah menitik air mata untukmu

Sekarang air mataku takkan keluar lagi,

Kamu akan selalu begitu,

Datang dan pergi

Cukup, Kau mempermainkanku seperti ini,

Kadang aku ditinggikan,

Namun saat aku menoleh kebawah, kau langsung menjatuhkanku

Bagiku itu tak masalah, karena aku sadar

Siapa aku di matamu.