Senin, 18 Oktober 2010

Puisi Orisinil by Sherry Toyama Part12En

Setiap Pagi aku berjalan
di arah yang sama
di jalur yang sama
di tempat yang sama

Tapi setiap hari
aku membaca kehidupan
orang - orang dengan berbeda

Kadang aku melihat
anak - anak berlari
aku rasa, betapa bebasnya
dunia mereka
beban mereka hanyalah
tas yang ada dibelakang bahu

Kadang aku melihat
para pedagang dengan dagangan mereka
aku rasa, betapa hebatnya
mereka, bisa melakoni usahanya

Kadang aku melihat pengemis
aku rasa betapa malang nasib mereka
mereka tidak lah mau seperti itu
Namun mau tidak mau
mereka hanya bisa
menerima

Kadang aku melihat pekerja
kantoran, entah apa profesi apa
yang mereka jalankan
Pikiran mereka adalah setengah kerja
dan setengahnya keluarga

Namun sejauh yang kulihat,
aku tidak dapat menilai diriku
meskipun aku tahu sejarah
hidupku sendiri,
Bagaimana aku di mata orang lain?
Seperti apa aku?

Puisi Orisinil by Sherry Toyama Part11

Harga Diri


Hidupku Hancur...
Aku tidak bisa memulainya lagi
Aku sudah menyerahkan hal
yang paling mahal yang kupunya
Setelah ini, aku tidak berharga lagi

Bodohnya aku..
Tololnya aku..
Hinanya aku..
Enyahlah diriku...

Kenapa hanya segelincir materi
bisa membuatku terpuruk seperti ini
Apa yang harus ku pertanggung jawabkan
jika nanti aku menemukan
dia yang baru,
yang akan menghargaiku dengan
hal yang lebih mahal
daripada materi...


Ku mohon,, putarkan waktuku
Aku mau seperti dimana
aku harus membedakan
mana yang harus dipertahankan
mana yang tidak


Minggu, 10 Oktober 2010

Puisi Orisinil by Sherry Toyama Part10

Kamu

Entah kebetulan atau apa,
Tapi Aku yakin itu semua sudah di atur,,,
pertemuan kita yang konyol,
di hari itu kita berwajah bodoh,
tak tahu maksud satu dan lain,
Tapi saat itu lah saat kita memulainya.

Hari itu hujan turun,
aku menemukanmu,
wajahmu yang lucu,
dan wajahku yang kacau karena hujan,
detik itu, aku tak peduli
apa yang dikatan teman-temanku,

Yang aku peduli adalah,
aku suka kamu,
Suka hanya itu,
dan wajah polosmu yang sampai saat ini
kuingat,
aku suka itu
Aku akan ingat saat - saat itu,
meskipun hanya
satu kali,
meskipun tidak lebih dari
lima menit kita beremu...

Selasa, 03 Agustus 2010

Puisi Orisinil by Sherry Toyama Part9

Ada Kamu…

Kita sudah lama tidak bertemu

Mungkin karena kita sudah hidup di dunia kita masing – masing

Aku sibuk bekerja, kamu sibuk dengan urusan yang lain

Dan kita sama – sama sulit menemukan waktu luang

Terkadang aku tidak menghiraukanmu

Namun kamu juga kadang tidak menghiraukan aku

Pastinya aku merasa sedih di kala kau berbuat begitu padaku


Hari ini, entah kenapa aku tiba – tiba ingin bertemu kamu

Hari – hariku sepertinya melelahkan sekali

Setiap hari aku harus tunduk pada pekerjaanku

Terkadang emosiku terpancing dan hawa kebencian merasukiku


Terlintas wajahmu,

Wajah bodohmu,

Lelucon konyolmu,

Gelak tawa mu di kala mood ku tidak bagus....

Aku rindu suasana itu….

Sangat rindu


Namun hanya teringat hal itu sejenak aku serasa di dekatmu…

Emosi, Kesal, Benci, Bad mood ku hilang seketika

Aku melihat kumpulan foto – foto kita di ponselku

Mungkin aku seperti orang bodoh tertawa sendiri..


Ya, kenangan yang berbekas pada foto – foto ini

Seolah – seolah menjadi obat paling manjur saat ini..

Kenangan akan kamu sangat berarti bagiku

Mungkin kamu tidak tahu seberapa pentingnya kehadiranmu bagiku

Aku harap suatu hari nanti kita bisa bersama lagi….

Puisi Orisinil by Sherry Toyama Part8

TEMANKU AKU MAU ....

Aku tidak pernah tahu sejak kapan kita berteman

Tidak pernah ada kata – kata “Maukah kamu menjadi temanku?

Atau “Boleh aku menjadi temanku?”

Atau “Hari ini kita menjadi teman ya?”

Aku juga tidak menyangka sampai saat ini kita tetap bersama



Namun tiba – tiba terlintas akan dirimu…

Teringat saat – saat dimana kita tertawa bodoh

Teringat saat – saat dimana kita tertawa konyol

Entah apa yang kita tertawakan, namun itu semua membuatku terharu

Tanpa sadar kita tumbuh bersama…



Hal itu tanpa kita sadari telah menjadi sebuah kenangan indah

Indah bersama kalian semua.

Aku tidak ingin saat – saat itu benar – benar menjadi kenangan

Karena itu akan membuatku menitik air mata

Aku ingin selalu hal itu terulang dan mejadi sebuah ukiran

Di kehidupan kita hingga kita benar – benar tidak bisa tertawa lagi….

Minggu, 04 Juli 2010

Puisi Orisinil by Sherry Toyama Part7

Bagaimana

Kamu bilang suka aku

Kamu bilang aku adalah cinta pertamamu

Kamu bilang aku sempurna

Kamu juga bilang aku tiada duanya


Sekarang aku mau Tanya

Apakah kamu mengenalku?

Apakah kamu tahu seperti apa watakku?

Dan apakah kamu tahu sedikit saja tentang hobiku?



Pertanyaan itu adalah pertanyaan mudah

Jika kamu memang menyukaiku

Namun apakah mungkin aku mempercayai kata-katamu itu



Bagaimana mungkin dengan mudahnya kau mengatakan

Suka jika kau sama sekali tidak paham

Dengan apa yang kamu suka

Bagaimana mungkin aku percaya itu semua?

Bagaimana kau bisa mengatakannya berulang kali?

Sabtu, 03 Juli 2010

Ternyata Kamu...

Aku tidak mau tahu tentang kamu

Kamu hanyalah kamu

Dan kamu pun juga adalah manusia biasa

Yang sedang mencintai

Dan di cintai

Adakalanya kamupun sama denganku


Sekarang aku tahu…..

Meskipun kita sama, kamu adalah social yang berbeda

Dan aku tidak akan sanggup

Berdiri di sampingmu

Hari berlalu dan kini tanpa kita sadari

Kamu lah yang dating


Disaat aku melepasmu

Disaat aku melupakanmu

Kamu malah dating,

Kenapa?

Padahal aku sudah yakin tidak akan

Mau tahu tentang kamu


Namun kenyataannya kamulah yang menghampiriku

Kamulah yang menyatakannya padaku

Dan kamulah yang membuatku

Sepadan denganmu

Kamu pula yang membuatku tidak

Tertutup diri lagi….

Sampai sekarang



Aku tidak pernah tahu siapa kamu

Aku juga tidak pernah mengetahui kamu

Aku pun tidak paham akan dunia ini

Mengapa kita di pertemukan

Kita tidak akan pernah sama – sama tahu

Karena kita adalah Berbeda dan Lain



Sampai saat nya tiba mungkinkah kita

Akan bertemu lagi?

Mungkinkah semua ketidak mungkinan ini

Menjadi mungkin karena dunia

Yang selalu berputar?



Hingga detik ini kita tidak pernah bertemu lagi

Dan hingga akhirnya pun hanya akan terpendam

Terpendam hingga tak ada yang tahu

Sampai sekarang pun sama….

Selasa, 29 Juni 2010

Puisi Orisinil by Sherry Toyama Part5

Dimana



Aku mencarinya

Setiap hari mencoba menemukannya

Tak kala ku berhenti

Karena aku manusia biasa



Namun di saat ada songkongan

Mengapa keadaan tidak menyongkongku

Aku hanya bisa meratapinya

Tak kala aku merenung



Kenapa aku hanya begini?

Kenapa tidak ada berubah?

Aku hanyalah aku yang seperti semula

Kini aku harus menanyakannya



Dimana posisiku sekarang?

Dimana aku harus berdiri?

Dimana seharusnya aku ada?

Dimana aku dapat di terima?

Dimanakah semua yang kubutuhkan?



Senin, 28 Juni 2010

Rasa Ini


Dia tidak boleh tahu apa yang pernah kurasakan terhadapnya

Dengan segala harap aku mohon untuk bertemu dengannya lagi

Tapi aku mohon agar dia tidak tahu apa yang kurasakan terdahulu

Dimimpiku dia terus ada, muncul seperti kabut yang tak dapat kusentuh



Namun kenyataannya tidaklah sama, dirinya benar – benar tidak ada

Dalam kehidupanku dia tidak akan pernah ada lagi

Dia sudah pergi seperti angin yang dating sejenak lalu pergi

Dia tidak boleh tahu itu

Dia tidak boleh tahu meski kami tidak akan pernah bertemu lagi

Sedikitpun,

Karena ini kini aku mulai melupakannya

Terlalu terlambat untuk dia tahu itu



Dia sudah tidak lagi di hatiku

Di mimpiku

Di Kehidupanku

Hanya itu yang boleh ia tahu

Jika dia masih bisa bernafas di dunia ini

Minggu, 27 Juni 2010

Puisi Orisinil by Sherry Toyama Part4







Hanya Itu


Dia tidak perlu tahu sejak kapan rasa ini tumbuh

Dia juga tidak perlu tahu siapa aku

Diapun tidak boleh tahu Kapan rasa ini berubah menjadi cinta

Lagi lagi orang itu tidak boleh tahu berapa lama aku menyimpan rasa ini



Yang perlu dia tahu adalah

bahwa dia sudah pernah mengisi hatiku

Aku akan sangat senang jika dia tahu itu

Hanya itu saja yang boleh dia tahu

Puisi Orisinil by Sherry Toyama Part3

What


Apa aku salah telah mengenalmu?

Apa aku tidak boleh mengenalmu?

Apa selama ini aku ada dimatamu?

Apa selama ini kamu mengenalku?



Apakah perasaan kita sama?

Apakah arti dari perasaan kita ini?

Apakah kita boleh bersama?

Apakah yang terjadi bila hal ini terjadi?



Apa yang kamu lakukan sekarang?

Apa boleh aku masih menyukaimu?

Apa boleh aku masih mencoba mengenalmu?

Apakah aku salah?



Puisi Orisinil by Sherry Toyama Part2



Thank You for My Life



Malam itu aku merenung sendiri

Aku berpikir tentang sekitarku

Aku hidup bukan hanya untuk aku

Aku hidup bukan hanya untuk masa lalu

Aku hidup untuk kamu,dia,kita,mereka,kalian

Dan aku hidup untuk masa depan

Hidup ini aku jalani karena aku dibutuhkan

Karena aku membutuhkan

Karena aku istimewa di dunia ini

Karena kalian tidak mungkin ada sekarang tanpa aku

Karena aku tidak mungkin ada sekarang tanpa kalian

Aku bersyukur karena makna hidup ini tidak sempit

Aku juga sangat bahagia mendengar ucapan

terima kasih dari kalian

Itu berarti aku memang harus di sini

di dunia ini

Entah sebesar apa aku harus berterima kasih

yang jelas hidupku ini sudah cukup bermakna

bagi kalian

Puisi Orisinil by Sherry Toyama







JANGAN MENYESAL

Dulu aku berpikir untuk apa aku disini

Aku tak pernah mengerti apa arti hidup

Aku selalu mencela apa yang ada

Aku tidak pernah bersyukur lebih

Akupun tidak pernah tahu arti Terima Kasih

Segalanya aku hanya tahu "sudah ada"

Tak pernah mencoba mengerti dari mana asalnya



Namun saat ini..

Hidupku berubah

Semuanya tidaklah sama seperti dulu

Aku mulai beranjak dewasa

Satu per satu orang disekitarku menghilang

Aku merasa kesepian



Disaat ini aku butuh seseorang

Seseorang yang sanggup mengajariku

Mengajariku apa arti hidup itu



Bertanya kenapa semuanya menghilang?

Apakah karena sikapku terdahulu?

Apakah tidak ada kata maaf?

Jika memang tidak ada kata maaf,

bagaimana dengan terimakasih?

apakah aku masih boleh mengatakannya?

Sekarang aku hanya ingin mengatakan

Maaf dan Terimakasih,

namun kepada siapa aku harus bicara?

Tak ada satupun orang didekatku

Aku ingin sekali mengulang semuanya

Tapi aku tidak bisa



Tidak ada satu orangpun yang sanggup

Kini aku sadari bahwa rasa

yang paling menyakitkan adalah

"Rasa menyesal"

Karena aku mohon jangan ada seorangpun

mengalami hal yang sama seperti aku